Followers

Visitors

   

Novel ini pertama kali terbit pada 2006. Ada berbagai tanggapan ketika novel ini diterbitkan.  Penyair dan pengamat sastra asal Australia, Ian Campbell, menyebut SOSKA  sebagai ficto-criticism . Sedangkan Dr. Sumiyadi, M.Hum., dosen bahasa dan sastra Indonesia di FPBS UPI menyebut SOSKA sebagai meta-novel.
Meskipun banyak yang berpandangan bahwa SOSKA adalah novel yang bertendensi politik yang mengusung semangat surealisme dengan latar belakang era Orde Baru, pengarangnya sendiri menganggap SOSKA adalah novel cinta

Bagaimana dengan Anda? Silakan baca sendiri dengan KLIK download.

0 comments

Post a Comment