Followers

Visitors

blog-indonesia.com
   
Showing posts with label Kamus/Ensiklopedi/Tesaurus. Show all posts
Showing posts with label Kamus/Ensiklopedi/Tesaurus. Show all posts

Bahasa Sanskerta adalah salah satu bahasa Indo-Eropa paling tua yang masih dikenal dan sejarahnya termasuk yang terpanjang. Bahasa yang bisa menandingi 'usia' bahasa ini dari rumpun bahasa Indo- Eropa hanya bahasa Hitit. Kata Sansekerta, dalam bahasa Sanskerta artinya adalah bahasa yang sempurna. Maksudnya, lawan dari bahasa Prakerta, atau bahasa rakyat. 

Bahasa Sanskerta merupakan sebuah bahasa klasik India, sebuah bahasa liturgis dalam agama Hindu, Buddhisme, dan Jainisme dan salah satu dari 23 bahasa resmi India. Bahasa ini juga memiliki status yang sama di Nepal. Posisinya dalam kebudayaan Asia Selatan dan Asia Tenggara mirip dengan posisi bahasa Latin dan Yunani di Eropa. Bahasa Sanskerta berkembang menjadi banyak bahasa-bahasa modern di anak benua India. Bahasa ini muncul dalam bentuk pra-klasik sebagai bahasa Weda. Yang terkandung dalam kitab Rgweda merupakan fase yang tertua dan paling arkhais. Teks ini ditarikhkan berasal dari kurang lebih 1700 SM dan bahasa Sanskerta Weda adalah bahasa Indo-Arya yang paling tua ditemui dan salah satu anggota rumpun bahasa Indo-Eropa yang tertua.

Khazanah sastra Sanskerta mencakup puisi yang memiliki sebuah tradisi yang kaya, drama dan juga teks-teks ilmiah, teknis, falsafi, dan agamis. Saat ini bahasa Sansekerta masih tetap dipakai secara luas sebagai sebuah bahasa seremonial pada upacara-upacara Hindu dalam bentuk stotra dan mantra. Bahasa Sanskerta yang diucapkan masih dipakai pada beberapa lembaga tradisional di India dan bahkan ada beberapa usaha untuk menghidupkan kembali bahasa Sanskerta.



Kamus Bahasa Indonesia ini harus dipandang sebagai upaya pemutakhiran acuan kekayaan kosakata bahasa Indonesia. Oleh karena itu, kamus ini menjadi sumber rujukan bagi masyarakat dalam meningkatkan kemampuan daya ungkap pengguna bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulis, terutama di kalangan insan pendidikan. Kamus ini menjadi pegangan utama pelajar dan mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan berekspresi dan berkomunikasi lisan ataupun tulis. Demikian juga bagi peneliti, penulis, penerjemah, wartawan, dah masyarakat luas dapat memanfaatkan kamus ini demi meningkatkan pengetahuan dan wawasan bahasa Indonesia serta kemajuan peradaban bangsa Indonesia.

Kamus Bahasa Indonesia ternyata juga bisa di download gratis di Internet. Ebook ini tidak sengaja saya temukan di situs file sharing di Internet. Ebook yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh Pusat Bahasa ini berjumlah 1634 lembar. Semoga bermanfaat

Tesaurus memuat kosakata sebuah bahasa dalam relasi kedekatan makna. Tesaurus dapat mengarahkan pengguna bahasa ke dalam pemilihan kata yang tepat untuk satu konsep. 
Di dalam thesaurus disajikan kosakata dengan konstelasi relasi makna dengan kata –kata lain, bukan dengan definisi seperti pada kamus. Dengan demikian, pengguna bahasa dapat memperoleh ketepatan bentuk ungkapan dan kecermatan pemilihan kata dalam pengungkapan tentang konsep, ide, gagasan, dan pengalaman melalui bantuan thesaurus ini. 
Untuk itulah tesaurus ini disusun untuk mendampingi Kamus Besar Bahasa Indonesia, Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, dan beberapa panduan berbahasa lainnya.


DOWNLOAD (pdf version)

Bahasa Sansekerta mempunyai nilai logika, etika, dan estetika yang sangat tinggi dalam lingkungan kebudayaan Jawa. Sejak dulu kala, bahasa Sansekerta digunakan dalam penyebaran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Banyak kitab Jawa Kuno yang ditulis dengan menggunakan unsur serapan bahasa Sansekerta. Pada perkembangannya, bahasa ini lebih popular dengan sebutan bahasa Kawi.

Kawi dalam makna harafiah berarti pujangga. Bahasa Kami berarti bahasa yang digunakan para pujangga. Dan memang begitulah faktanya. Bahasa Sansekerta memang digunakan oleh para cerdik cendekia, ilmuwan, dan bangsawan. Hal inilah yang menyebabkan bahasa ini memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam masyarakat Jawa. Komunikasi antarkelas menengah kerapkali diukur dari tinggi rendahnya seseorang dalam berbahasa.

Karya sastra yang berkualitas, filosofis, selalu memakai barometer  parama sastra, parama kawi, mardawa lagu, nawung kridha, dan sambegana. Kamus ini menjadi kunci untuk membuka dan memahami lembaran kebudayaan Jawa yang sudah berabad-abad. Sebuah kamus yang dapat digunakan oleh siapa saja.